BANDAR LAMPUNG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung mengimbau seluruh satuan pendidikan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dan potensi sebaran debu vulkanik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan imbauan tersebut disampaikan menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi sebaran debu vulkanik, kami mengimbau seluruh sekolah untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga sekolah,” ujar M. Nur Ramdhan, Minggu (6/9/2026).
Ia meminta seluruh kepala sekolah memastikan kesehatan dan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik menjadi perhatian utama.
Sekolah juga diminta mewajibkan warga sekolah menggunakan masker ketika beraktivitas di lingkungan sekolah. Masker N95 atau masker medis dianjurkan untuk membantu mengurangi risiko paparan debu vulkanik terhadap saluran pernapasan.
Selain itu, aktivitas di luar ruangan, terutama bagi siswa dan anak-anak, diminta untuk dibatasi. Kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sekolah yang tidak mendesak di ruang terbuka sebaiknya dikurangi selama kondisi lingkungan berpotensi terdampak debu vulkanik.
Bagi warga sekolah yang harus beraktivitas di luar ruangan, Dinas Pendidikan juga menganjurkan penggunaan perlindungan tambahan, seperti kacamata pelindung dan pakaian berlengan panjang.
Pihak sekolah diminta terus memantau perkembangan kondisi serta kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik. Informasi terkait kewaspadaan juga diharapkan disampaikan kepada guru, tenaga kependidikan, siswa, serta orang tua atau wali murid.
M. Nur Ramdhan mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut.
“Yang terpenting tetap waspada, jangan panik, dan ikuti terus arahan resmi dari pemerintah serta instansi terkait,” katanya.
Dinas Pendidikan berharap kegiatan pendidikan di Kota Bandar Lampung tetap berjalan dengan mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan, khususnya apabila paparan debu vulkanik meningkat.(Nda)




