BANDAR LAMPUNG – Harapan warga akan kota yang bebas banjir kembali menguat seiring adanya bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp4,19 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kota Bandar Lampung.
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Rizaldi Adrian, mengingatkan agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan secara tepat sasaran, terutama untuk memperbaiki sistem drainase yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama banjir.
Bagi masyarakat, persoalan banjir bukan sekadar genangan air, tetapi juga menyangkut aktivitas sehari-hari yang terganggu, mulai dari akses kerja, pendidikan anak, hingga kesehatan lingkungan. Karena itu, pembangunan drainase dinilai menjadi kebutuhan mendesak yang harus diprioritaskan.
“Drainase ini sangat penting. Kita ingin masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa dihantui banjir setiap kali hujan turun,” ujar Rizaldi.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjadi solusi jangka panjang bagi warga.
Selama ini, penanganan banjir dinilai masih bersifat reaktif. Ketika banjir datang, penanganan dilakukan, namun belum menyentuh akar persoalan. Ke depan, DPRD mendorong adanya perencanaan yang lebih menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan organisasi perangkat daerah.
Dengan adanya dukungan anggaran ini, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.(Red)





