BANDAR LAMPUNG — Universitas Lampung (Unila) menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Rabu (1/10/2025), di lapangan sepak bola kampus setempat. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Upacara tahunan ini dipandang sebagai momen penting bagi sivitas akademika Unila untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan, sekaligus merefleksikan perjalanan bangsa dalam mempertahankan ideologi Pancasila dari berbagai ancaman.
Pancasila Sebagai Penyangga Kehidupan Berbangsa
Rektor Unila beserta jajaran hadir lengkap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dalam kesempatan itu, Unila menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi merupakan nilai yang menjiwai seluruh aktivitas akademik, sosial, dan kebangsaan di lingkungan kampus.
Kepala Biro Umum dan Keuangan Unila, Ida Ropaida, S.E., M.M., bertindak membacakan naskah ikrar pada upacara tersebut. Ia menekankan bahwa Pancasila telah menjadi kekuatan pemersatu bangsa sejak Indonesia merdeka.
“Ikrar ini menjadi pengingat bahwa sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945, bangsa kita tidak pernah lepas dari berbagai rongrongan, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun dengan semangat kebersamaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya dalam pembacaan ikrar.
Menghadapi Ancaman Ideologi di Era Digital
Dalam ikrar tersebut ditegaskan pula bahwa tantangan ideologi kini semakin kompleks di tengah arus informasi digital. Generasi muda—termasuk mahasiswa—dituntut semakin cerdas dalam menyaring informasi agar tidak terpengaruh upaya pelemahan ideologi bangsa.
Unila sebagai institusi pendidikan tinggi berkomitmen menanamkan nilai kritis, nasionalisme, serta daya juang kepada mahasiswa agar tetap kokoh menjaga keutuhan bangsa.
“Kewaspadaan terhadap ancaman ideologi harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama bagi generasi muda yang hidup di era keterbukaan informasi,” ujar Ida.
Suasana Khidmat dan Kekeluargaan Warnai Upacara
Upacara berlangsung tertib dengan pengibaran bendera Merah Putih, penghormatan kepada para pahlawan, pembacaan Pancasila, serta penyampaian doa bersama. Suasana kebersamaan tampak dari antusiasme peserta yang mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir.
Para peserta upacara terlihat mengenakan pakaian rapi dan mengikuti barisan dengan penuh penghormatan, mencerminkan penghargaan yang mendalam terhadap nilai-nilai perjuangan dan sejarah bangsa.
Unila Dorong Mahasiswa Menjadi Penjaga Nilai Pancasila
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, Unila berharap seluruh civitas akademika mampu mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan kampus, terutama dalam tugas akademik, kegiatan organisasi, maupun interaksi sosial antar mahasiswa.
Unila menilai bahwa generasi muda adalah benteng utama bangsa dalam menghadapi tantangan global, sehingga pemahaman akan nilai ideologi harus terus diperkuat.
“Nilai-nilai Pancasila harus tertanam dalam setiap aktivitas akademik dan kehidupan mahasiswa. Ini menjadi fondasi penting untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung tinggi persatuan,” demikian pesan pimpinan universitas.
Upacara ditutup dengan doa yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia. Unila berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila tahun ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan memperkuat rasa cinta tanah air di lingkungan kampus.(**)





