BANDAR LAMPUNG — Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) tak hanya menyelimuti sejumlah wilayah di Bandar Lampung. Aktivitas gunung api tersebut juga mulai terasa di sejumlah usaha yang mengandalkan aktivitas luar ruangan.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung mencatat, beberapa tempat hiburan dan usaha outdoor memilih menghentikan aktivitasnya sementara akibat paparan abu vulkanik.

Kepala Bidang Pajak Bapenda Kota Bandar Lampung, Gunawan, mengatakan kondisi tersebut turut menjadi perhatian pemerintah kota, meski dampaknya terhadap penerimaan pajak parkir sejauh ini belum signifikan.

“Ada beberapa tempat yang outdoor tutup. Ya pasti,” kata Gunawan, Rabu (10/9/2026).

Menurut Gunawan, usaha yang terdampak masih terbatas dan belum sampai menimbulkan penurunan penerimaan pajak parkir secara signifikan.

Baca Juga  Yozi Rizal Serap Aspirasi Warga Lampura dan Way Kanan: Jalan Rusak, Pupuk, hingga Program MBG

“Ada beberapa tempat outdoor yang tutup dan ini nggak banyak,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkot Bandar Lampung berharap aktivitas Gunung Anak Krakatau segera kembali normal sehingga masyarakat, khususnya pelaku usaha, dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

“Mudah-mudahan cepat pulih GAK,” kata Gunawan.

Bagi pelaku usaha yang mengandalkan keramaian dan aktivitas masyarakat di ruang terbuka, kondisi cuaca dan paparan abu vulkanik menjadi tantangan tersendiri. Penutupan sementara menjadi pilihan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung.

Pemkot Bandar Lampung pun berharap situasi segera membaik. Sebab, ketika abu mulai reda, aktivitas warga kembali normal, dan tempat usaha kembali buka, roda ekonomi kota diharapkan ikut berputar seperti sediakala.(Yen)

Baca Juga  Hardiknas 2023, Walikota Bandar Lampung Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan