Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan inovasi dalam sektor pariwisata. Terbaru, Pemkot menggandeng investor asal China untuk membangun proyek kereta gantung yang akan menjadi ikon wisata baru di kota berjuluk “Kota Tapis Berseri” ini.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengungkapkan bahwa proyek kereta gantung tersebut telah melalui tahap awal pembahasan bersama investor. Pada Juli 2025 mendatang, pihak Pemkot dijadwalkan akan melakukan presentasi teknis proyek di China.

“Kereta gantung ini sudah kita bahas dengan pihak ketiga. Mereka sudah datang. Bulan Juli kita diundang ke sana untuk pemaparan,” ujar Eva kepada awak media pada Sabtu (23/5/2025).

Baca Juga  SSB Bina Bangsa Sukses Gelar Tournamen Sepak Bola Usia Dini Pandawa CUP I

Proyek ini dirancang untuk menghubungkan kawasan rumah dinas wali kota menuju sebuah pulau di lepas pantai. Lintasan kereta gantung tersebut diperkirakan memiliki panjang antara 3,5 hingga 4 kilometer dan akan dibangun melintasi laut.

Meski nama pulau tujuan belum disebutkan secara resmi, Eva memastikan proyek ini akan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Kita ingin ini jadi wisata spektakuler yang membanggakan Indonesia. Mohon doanya agar semua berjalan lancar,” ujar Eva optimis.

Kerja sama pembangunan kereta gantung ini akan menggunakan sistem bagi hasil antara Pemkot dan pihak investor, masing-masing sebesar 50 persen. Artinya, investasi dan hasil operasional proyek akan dikelola bersama secara proporsional.

Baca Juga  Refleksi Pers Indonesia di HUT RI ke-80: Kebebasan, Hoaks, dan Tantangan Ekonomi

“Kerja samanya bagi hasil, 50:50,” kata Eva menegaskan.

Pemkot Bandar Lampung meyakini bahwa proyek kereta gantung ini akan menjadi terobosan besar dalam pengembangan pariwisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.(Ridho)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan