Lampung Selatan – Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat merespons laporan warga terkait amblasnya gorong-gorong di ruas jalan Sidomulyo–Candipuro, tepatnya di Dusun Umbul Keong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo. Jalur tersebut merupakan salah satu akses vital yang setiap hari dilintasi kendaraan pribadi maupun angkutan barang.
Tokoh masyarakat Sidomulyo, Frans Sinatra Adung, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang segera mengirimkan tim untuk menangani persoalan tersebut.
“Pemprov Lampung segera merespons amblasnya gorong-gorong di wilayah Kecamatan Sidomulyo ini,” tutur Frans, Senin (2/6/2025).
Pelaksanaan Pengerjaan di Malam Hari
Hal senada disampaikan Kepala Desa Sidomulyo, Gunawan, yang memastikan bahwa perbaikan gorong-gorong tersebut akan segera dikerjakan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas PU Provinsi Lampung. Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan direncanakan pada malam hari guna mengurangi kemacetan, mengingat ruas jalan tersebut tergolong padat lalu lintas.
“Pelaksanaan akan dilakukan malam hari agar tidak mengganggu arus kendaraan. Jalan Sidomulyo–Candipuro merupakan jalan provinsi dengan mobilitas tinggi,” jelas Gunawan.
Lebih lanjut, pihak Pemdes Sidomulyo bersama Satuan Pol PP Kecamatan Sidomulyo, Kepolisian, dan TNI sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama perbaikan berlangsung. Kendaraan dari arah Sidomulyo akan dialihkan melalui rute Kafe Monggo Moro (Bu Haji Miskam) – Purwodadi – Perempatan SDN 1 Sidomulyo (Haji Dahlan), begitu juga sebaliknya untuk kendaraan dari arah Candipuro.
Jadwal Perbaikan dan Material di Lokasi
Gunawan menambahkan, perbaikan gorong-gorong dijadwalkan mulai dikerjakan pada Rabu (4/6/2025) pukul 19.00 WIB hingga selesai. Sejumlah material dan peralatan pendukung juga telah tiba di lokasi.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, Box Culvert (cor gorong-gorong) sudah berada di lokasi bersama peralatan pendukung lain. Jadi tinggal menunggu waktu pelaksanaan,” urai Kades Sidomulyo.
Pantauan media di lapangan pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 18.00 WIB memperlihatkan kesiapan material dan alat berat yang sudah disiagakan untuk pekerjaan tersebut. Pemerintah Desa dan masyarakat berharap pengerjaan bisa berjalan lancar sehingga akses transportasi masyarakat kembali normal dengan kondisi jalan yang lebih aman.(Rdo)






