Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, A.M. Syafi’i, menekankan pentingnya respons cepat Pemerintah Provinsi dalam menangani berbagai keluhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yang meliputi Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.

Dalam agenda reses, Syafi’i menyebut tiga persoalan utama yang mendominasi aspirasi warga, yakni kerusakan jalan, kelangkaan pupuk bersubsidi, dan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Masyarakat berharap perbaikan jalan tidak hanya tambal sulam, tapi juga menyeluruh. Prinsip pemerataan pembangunan harus diterapkan, agar daerah yang selama ini tertinggal bisa merasakan keadilan pembangunan,” tegas legislator PDI Perjuangan itu, Selasa (5/8/2025).

Syafi’i menyoroti kondisi jalan nasional di Tanggamus yang rusak parah akibat kendaraan berat, terutama Over Dimension Over Load (ODOL). Menurutnya, jalur tersebut masih menggunakan gorong-gorong lama yang tak mampu menampung debit air, sehingga memperparah banjir saat musim hujan.

Baca Juga  Muklis Kembali Pimpin PWI Lampung Timur

Selain itu, para petani kopi juga mengeluhkan sulitnya mengakses pupuk bersubsidi. Ia mendesak tata kelola distribusi pupuk diperbaiki agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

Menyinggung masalah banjir, Syafi’i mendorong adanya normalisasi sungai secara menyeluruh dengan pembagian kewenangan yang jelas antara pemerintah provinsi dan balai besar. Ia juga meminta BPBD dan Pemprov Lampung sigap menindaklanjuti laporan warga.

“Terkait ODOL, rambu peringatan harus dipasang di jalur provinsi sebagai langkah pencegahan. Jalan rusak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan,” tandasnya.

Menurut Syafi’i, pendataan kebutuhan masyarakat harus dilakukan secara akurat dan real-time agar program pembangunan benar-benar tepat sasaran. (Red)

Baca Juga  FORHATI Lampung Tetapkan Presidium Baru Periode 2026–2031

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan