Bandar Lampung– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan kesiapan penuh untuk melangkah bersama Provinsi Banten dalam pencalonan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2032. Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam audiensi dengan jajaran KONI Banten di Ruang Kerja Sekdaprov.

Marindo menuturkan bahwa Pemprov Lampung segera menyiapkan perangkat pendukung, mulai dari regulasi, pembentukan tim lintas OPD, hingga penyusunan kebutuhan anggaran awal untuk periode Januari–Mei 2026.

“Kami ingin memastikan kesiapan Lampung benar-benar terlihat. SK tim pelaksana dan pendanaan awal akan segera kami tetapkan,” ujar Marindo.

Audiensi ini menjadi tindak lanjut kerja sama strategis dua provinsi yang sebelumnya telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU). Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan langkah teknis dalam proses pendaftaran yang dibuka oleh KONI Pusat sejak 1 November 2025 hingga 1 Mei 2026.

Baca Juga  BRI Region 5 Bandar Lampung Peduli, Bagikan Paket Sembako

Plh. Kadispora Banten, Nanang Sutisna, menyampaikan bahwa MoU Lampung–Banten akan diperbarui agar sesuai dengan skema dan tahapan pencalonan tuan rumah PON. Ia menegaskan bahwa Lampung dan Banten telah menunjukkan keseriusan melalui penyetoran dana pendaftaran masing-masing sebesar Rp1 miliar.

“Dana ini menjadi bagian penting untuk operasional dan publikasi bila kami berhasil ditetapkan sebagai tuan rumah,” jelasnya.

Penetapan tuan rumah PON XXI/2032 dijadwalkan melalui Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) KONI Pusat pada Agustus 2026. Untuk itu, dua provinsi ini akan memperluas komunikasi dan membangun dukungan politik dari KONI provinsi lain.

Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya penguatan langkah bersama. “Kita bukan hanya mendaftar, tapi ikut bersaing. Ini momentum bagi Lampung dan Banten untuk menunjukkan kesungguhan.”

Baca Juga  Imlek 2026 Jadi Momentum Persaudaraan, DPRD Lampung Sampaikan Harapan untuk Masyarakat

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyelaraskan program dengan OPD terkait, seperti Dispora, Bappeda, Cipta Karya, dan Biro Hukum. Menurutnya, sinkronisasi sangat penting untuk memetakan kebutuhan fasilitas dan pembagian peran.

Dari 43 cabang olahraga wajib, Provinsi Lampung siap menggelar 20 cabang olahraga bila terpilih sebagai tuan rumah bersama.

Audiensi tersebut juga dihadiri oleh jajaran pejabat Provinsi Banten dan Lampung, termasuk perwakilan Dispora, Bappeda, Kominfo, Cipta Karya, serta unsur pimpinan KONI masing-masing provinsi.

Sebagai tahap lanjutan, Pemprov Lampung dan Pemprov Banten berencana mengadakan pertemuan tingkat gubernur untuk mengumumkan deklarasi resmi pencalonan tuan rumah PON 2032.(**)

Baca Juga  DPRD Minta Pengelolaan Uang Simpanan Guru di Koperasi Betik Gawi Harus Transparan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan