Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, merespons cepat viralnya video konten kreator lokal Oniparawijaya yang menyoroti kondisi jalan rusak parah di Desa Tanjung Ratu, Kabupaten Way Kanan. Jalan desa yang berubah menjadi kubangan lumpur tersebut sebelumnya disindir sebagai “objek wisata air gratis” dalam video bernuansa parodi dan sarkasme.
Video tersebut juga menampilkan aksi simbolis warga dengan menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk kekecewaan atas rusaknya akses jalan yang tak kunjung mendapat perbaikan.
Menanggapi hal itu, Deni Ribowo mengakui bahwa kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut memang telah lama menjadi keluhan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya belum sempat melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
“Memang ada beberapa titik jalan yang menjadi keluhan masyarakat. Beberapa waktu lalu saya belum sempat turun langsung ke lokasi,” ujar Deni.
Namun demikian, pada hari ini Deni memastikan dirinya telah melakukan kunjungan lapangan bersama Kepala UPT (KUPT) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung untuk melihat langsung kondisi jalan yang dikeluhkan warga dan para pelajar.
Dari hasil peninjauan tersebut, Deni meminta Dinas BMBK Provinsi Lampung agar segera melakukan penanganan awal guna mengurangi dampak kerusakan jalan terhadap aktivitas masyarakat.
“Saya minta agar segera dilakukan penanganan sementara. Anggaran tahun 2026 memang sudah diketuk palu, sehingga nantinya akan kita perjuangkan melalui APBD Perubahan,” jelasnya.
Sebagai langkah awal, penanganan sementara akan dilakukan melalui pengerasan jalan agar akses transportasi warga tetap dapat dilalui dengan aman. Deni juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan aparatur kampung yang aktif menyampaikan aspirasi serta informasi terkait kondisi jalan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat dan kepala kampung yang telah memberikan informasi. Aspirasi ini langsung saya sampaikan kepada Kepala Dinas BMBK,” katanya.
Selain kerusakan badan jalan, Deni juga mengungkapkan adanya dua gorong-gorong di lokasi yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian serius.
“Bukan hanya jalan, ada juga dua gorong-gorong yang ambruk dan akan segera kita tindak lanjuti. Insyaallah segera ada penanganan,” pungkasnya.(**)

Baca Juga  Gubernur Lampung Lantik Pengurus DPPI Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2029

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan