Bandar Lampung — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung secara resmi meluncurkan Program Bank Sampah Sekolah Kita di SMAN 1 Bandar Lampung, Senin (26/1/2026). Program ini menyasar siswa SMA/SMK se-Kota Bandar Lampung sebagai upaya mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan literasi keuangan.
Peluncuran program dikemas dalam kegiatan Studium Generale dan melibatkan BNI 46 sebagai mitra perbankan. Melalui program ini, sampah anorganik yang dikumpulkan oleh siswa akan dikelola dan dikonversi menjadi saldo tabungan, sehingga menumbuhkan budaya menabung sejak dini.
Kepala SMAN 1 Bandar Lampung, Suharto, mengatakan program Bank Sampah Sekolah menjadi strategi pendidikan karakter yang mendorong siswa berprestasi, peduli lingkungan, serta memiliki jiwa kewirausahaan dan pemahaman ekonomi sirkular.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan membangun tata kelola sampah sekolah yang baik menuju lingkungan pendidikan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
“Kami berharap sekolah-sekolah di Bandar Lampung dapat menjadi pionir dalam pengelolaan sampah yang terhubung langsung dengan sistem keuangan digital,” ujarnya.
Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri Deputi Direktur OJK Provinsi Lampung Eti Elyati, Branch Business Manager BNI KC Tanjungkarang Drajat Sugiarto, serta perwakilan mitra pengelola bank sampah dan Forum CSR Provinsi Lampung. (**)

Baca Juga  Pemprov Lampung Tunjukkan Kepedulian, Sekdaprov Marindo Kunjungi Keluarga Korban Pohon Tumbang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan