Bandar Lampung– Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi Lampung resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2030 di Balai Keratun, bersama dengan pengukuhan Pengurus Sabha Kertha dan Majelis Adat Perkraman Provinsi Lampung.
Pelantikan ini turut dihadiri tokoh legislatif, di antaranya Anggota Komisi II DPRD Lampung I Made Suarjaya, Anggota Komisi V DPRD Lampung Budhi Condrowati, dan Ketut Rameo yang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah LPDG.
Ketua LPDG Lampung, I Gede Budi Artana, menegaskan target besar lembaganya: menembus tiga besar pada Dharma Gita Nasional 2027 di Maluku. “Lampung terakhir meraih emas di Dharma Gita Nasional 2004. Kini kami optimistis bisa mengulang bahkan melampaui capaian itu,” ujarnya.
Kepala Bidang Bimas Hindu Kemenag Lampung, Jumadi, menekankan bahwa pelantikan ini adalah awal dari amanah besar, bukan sekadar seremonial. Dharma Gita, menurutnya, harus hadir tidak hanya di panggung lomba, tetapi juga di sekolah, pasraman, dan masyarakat.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Pemerintahan, Achmad Syaifulloh, menegaskan bahwa keberagaman agama dan budaya di Lampung adalah kekuatan besar. “Perbedaan bukan hambatan, melainkan modal untuk membangun Lampung lebih maju,” katanya.
Dukungan DPRD Lampung terhadap LPDG diharapkan memperkuat pembinaan seni keagamaan Hindu, sekaligus membangun karakter generasi muda dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Dengan jumlah umat Hindu lebih dari 1,1 juta jiwa, LPDG optimistis Lampung mampu berprestasi di tingkat nasional.(Rdo)





