Bandar Lampung — Ketua TP PKK Provinsi Lampung sekaligus Ketua Tim Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza (Batin Wulan), menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penerbitan Koran Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) edisi khusus satu tahun kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela.
Dukungan tersebut disampaikan Batin Wulan saat menerima audiensi Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) di Kantor TP PKK Provinsi Lampung, Selasa (27/1/2026). Audiensi itu menjadi momentum silaturahmi sekaligus diskusi kolaboratif antara TP PKK Provinsi Lampung dan insan pers dalam rangka penguatan literasi publik serta dokumentasi pembangunan daerah.
Perwakilan IJP, Reci Purwana, menjelaskan bahwa Koran IJP edisi khusus tersebut dirancang sebagai media dokumentasi dan refleksi satu tahun kepemimpinan Mirza–Jihan. Koran ini akan memuat capaian program, kebijakan strategis, serta dinamika pembangunan Provinsi Lampung selama tahun pertama pemerintahan.
“Ibu gubernur, kedatangan kami ini terkait rencana penerbitan koran edisi khusus IJP satu tahun kepemimpinan Mirza–Jihan,” ujar Reci.
Menanggapi hal tersebut, Batin Wulan mengapresiasi inisiatif IJP yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan literasi yang tengah diperkuat Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa literasi saat ini tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis.
“Literasi hari ini mencakup literasi informasi, digital, numerasi, sains, finansial, hingga literasi budaya dan kewargaan. Semua ini merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia Lampung yang adaptif di era digital,” kata Batin Wulan.
Sebagai Ketua Tim Literasi Provinsi Lampung, Batin Wulan menegaskan bahwa literasi menjadi instrumen strategis pembangunan jangka panjang dan harus terintegrasi dalam kebijakan daerah.
“Perpustakaan daerah dan perpustakaan desa kita dorong menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat, ruang edukatif yang hidup dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyoroti peran strategis media dalam meningkatkan kesadaran literasi digital masyarakat, terutama dalam menyikapi derasnya arus informasi di ruang digital dan media sosial.
“Media memiliki peran penting agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memilah, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara kritis, etis, dan produktif,” tambahnya.
Menurut Batin Wulan, Koran IJP edisi khusus satu tahun kepemimpinan Mirza–Jihan dapat menjadi contoh praktik literasi kebijakan yang baik karena menyajikan informasi pembangunan secara utuh, berimbang, dan mudah dipahami publik.
“Dokumentasi seperti ini penting agar masyarakat mengetahui apa yang sudah dilakukan pemerintah, sekaligus menjadi bahan evaluasi bersama agar pembangunan ke depan semakin tepat sasaran,” tegasnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal sinergi berkelanjutan antara TP PKK Provinsi Lampung, Tim Literasi Provinsi Lampung, dan Ikatan Jurnalis Pemprov dalam memperluas jangkauan gerakan literasi serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Lampung yang cerdas, kritis, dan berkarakter. (**)

Baca Juga  Bhayangkara Presisi Lampung FC Gelar Coaching Clinic Bersama Pemain Timnas, Libatkan 30 SSB 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan