Kotabumi – Hujan deras disertai angin puting beliung melanda wilayah Lampung Utara pada Sabtu (14/01/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah wilayah terdampak di antaranya Kelurahan Tanjung Aman, Tanjung Harapan, Kelapa Tujuh, Kota Gapura, Kotabumi Tengah, hingga Desa Banjarwangi di Kecamatan Kotabumi Utara. Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, fasilitas umum rusak, pohon tumbang, serta banjir akibat luapan air yang menggenangi permukiman dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter.
Berdasarkan keterangan warga, angin kencang datang secara tiba-tiba bersamaan dengan hujan deras yang berlangsung cukup lama. Atap rumah beterbangan dan sejumlah bangunan tak mampu menahan terpaan angin.
“Anginnya sangat kencang, genting beterbangan. Kami langsung menyelamatkan diri dan melapor ke Babinsa,” ujar Supendi, salah satu warga terdampak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Babinsa Koramil 412-04/Kotabumi di bawah naungan Kodim 0412/LU segera turun ke lokasi. Dengan sigap, Babinsa membantu warga melakukan evakuasi, membersihkan puing-puing, serta mendata kerusakan yang terjadi.
Dari hasil pendataan awal, kerusakan tersebar di beberapa titik. Di Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, tercatat lima unit rumah warga mengalami kerusakan, termasuk area sekitar Asrama Kodim 0412/LU, Kantor Koramil 412-04/Kotabumi, Gang Merdeka, Gang Rahayu, Gang Antara, serta Jalan Jenderal Sudirman samping Kantor Samsat.
Di Kelurahan Tanjung Harapan (RT 003 LK 001) terdapat 11 unit rumah rusak. Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, khususnya di Jalan Etsiko Siomi, tercatat dua unit rumah terdampak. Sementara di Kelurahan Kotabumi Tengah, tepatnya di Mekar Sari RT 01 sampai RT 05 LK 04, terdapat delapan unit rumah rusak. Kerusakan terparah terjadi di Desa Banjarwangi, Kecamatan Kotabumi Utara, dengan 13 unit rumah mengalami kerusakan.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak. Dua batang tiang listrik roboh, papan nama jogging track Koramil 412-04/Kotabumi rusak, serta papan reklame di Bundaran Payan Mas turut ambruk akibat terjangan angin.
Kantor Koramil 412-04/Kotabumi juga mengalami kerusakan pada bagian atap. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh aparat terkait.
Babinsa bersama perangkat kelurahan, aparat kecamatan, serta masyarakat setempat terus melakukan koordinasi guna memastikan kondisi warga tetap aman dan kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi. Beberapa warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Upaya cepat yang dilakukan Babinsa menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak hanya membantu proses evakuasi, tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan moril bagi warga yang terdampak.
Diharapkan, bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Lampung Utara dapat segera disalurkan untuk membantu proses perbaikan rumah warga serta pemulihan fasilitas umum yang rusak, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
(Sapriyanto)




