Bandar Lampung-
Di tengah duka akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bandar Lampung, Pemerintah Kota hadir memberikan bantuan bagi warga yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang harus menghadapi kerugian akibat bencana tersebut.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan pemerintah kota menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak banjir. Selain itu, bantuan logistik seperti nasi kotak dan beras juga diberikan kepada warga.
“Kita berikan bantuan Rp1 juta kepada warga terdampak. Kemarin juga sudah kita bagikan nasi kotak, dan bantuan ini terus kita salurkan di beberapa wilayah,” ujar Eva Dwiana.
Bantuan tersebut telah disalurkan di beberapa titik. Di wilayah Way Halim sekitar 70 paket bantuan diberikan kepada warga. Sementara di Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 520 paket dan di Sukabumi sekitar 100 paket bantuan telah diterima masyarakat yang rumahnya terdampak banjir.
Di balik upaya penyaluran bantuan itu, peristiwa duka juga terjadi. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terseret arus sungai saat banjir.
Menurut Eva Dwiana, berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu sedang bermain di sekitar jembatan sebelum terpeleset dan terbawa arus yang cukup deras.
“Dari cerita yang kami dengar, anak ini sedang bermain di jembatan, mungkin terpeleset. Temannya sempat mencoba menolong, tetapi arus cukup deras,” jelasnya.
Korban akhirnya berhasil ditemukan. Pemerintah Kota Bandar Lampung juga memberikan perhatian kepada keluarga korban, termasuk membantu proses penanganan serta merujuk anggota keluarga yang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Ke depan, Pemkot Bandar Lampung berencana berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung untuk membahas penanganan sungai serta langkah pencegahan agar banjir tidak kembali menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.
Eva Dwiana menegaskan sejak awal banjir terjadi, pemerintah kota bersama lurah, camat, dan tim terkait langsung turun ke lapangan untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan.
“Kami turun langsung bersama lurah, camat, dan tim. Kami ingin memastikan warga yang terdampak bisa segera mendapatkan bantuan,” katanya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu warga bangkit kembali setelah musibah banjir yang melanda.(**)

Baca Juga  Pemprov Lampung Dukung Penuh Touring Nomadic 2025, Gubernur Mirza: Momentum Dongkrak Pariwisata dan UMKM Lokal

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan