Lampung Utara– Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gilih Mandiri di Desa Gilih Suka Negeri, Kecamatan Abung Selatan, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam rangka mendukung penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal, khususnya di sektor pertanian.
Panen raya jagung tersebut menjadi bukti nyata peran strategis BUMDes dalam menggerakkan perekonomian desa. Melalui pengelolaan usaha pertanian yang produktif dan berkelanjutan, BUMDes Gilih Mandiri dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka peluang usaha serta lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyampaikan apresiasi atas kinerja BUMDes Gilih Mandiri yang berhasil mengelola sektor pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.
Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lampung Utara.
“Kegiatan panen raya ini menunjukkan bahwa desa memiliki kekuatan ekonomi yang besar apabila potensi lokalnya dikelola secara baik dan profesional. Pemerintah daerah akan terus mendorong dan mendukung pengembangan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa,” ujar Bupati.
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan BUMDes menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya desa mandiri.
Selain menghadiri panen raya jagung, Bupati Lampung Utara juga meninjau secara singkat pelayanan kesehatan di Puskesmas Mider, Kecamatan Abung Selatan, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa guna mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, khususnya melalui pengembangan sektor pertanian berbasis potensi lokal. (Sesprianto)



