Bandar Lampung-
Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam halal bihalal yang digelar Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung di De Rose Cafe. Namun, pertemuan itu bukan sekadar ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, melainkan juga menjadi titik awal lahirnya gagasan besar: membangun kemandirian ekonomi organisasi.
Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menegaskan bahwa kebersamaan harus diikuti langkah nyata. Salah satunya dengan merencanakan pembentukan koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan anggota.
“Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan, tapi juga memperkuat langkah ke depan. Kita ingin IJP tidak hanya solid, tetapi juga mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Gagasan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari Gubernur Lampung dan jajaran pemerintah provinsi. Harapannya, koperasi yang akan dibentuk bisa menjadi ruang tumbuh bersama bagi para jurnalis di tengah tantangan industri media yang terus berubah.
Calon Ketua Koperasi, Deni Kurniawan, menjelaskan bahwa konsep koperasi yang diusung lebih mengarah pada koperasi konsumen. Model ini dinilai lebih fleksibel karena tidak hanya bergerak di simpan pinjam, tetapi juga membuka peluang usaha di bidang jasa dan niaga.
Di sisi lain, Dewan Pakar IJP, Yuntardi, mengingatkan pentingnya fondasi yang kuat sebelum koperasi benar-benar berjalan. Legalitas, struktur organisasi, hingga aturan internal harus dipersiapkan secara matang agar koperasi dapat bertahan dan berkembang.
“Kalau semua sudah clear and clean, barulah kita melangkah lebih jauh. Jangan sampai niat baik ini tidak berjalan maksimal,” pesannya.
Di penghujung acara, canda tawa, makan bersama, hingga nyanyian menjadi penutup yang sederhana namun bermakna. Sebab di balik itu semua, tersimpan semangat baru bahwa kebersamaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga diperjuangkan untuk masa depan yang lebih sejahtera.(Rls)





