Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berkomitmen memaksimalkan sektor retribusi parkir sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap titik-titik parkir di seluruh wilayah kota. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk menata ulang pengelolaan agar lebih transparan dan terkontrol.

“Kalau soal target parkir untuk menambah PAD, Bunda ingin sebanyak-banyaknya. Nanti akan kita evaluasi titik-titik parkir mana saja yang akan dikelola penuh oleh Dishub,” ujar Eva, Jumat (19/9).

Selain itu, Pemkot juga merencanakan penerapan sistem pintu parkir otomatis di sejumlah lokasi strategis. Dengan sistem ini, kendaraan yang masuk dan keluar dapat terpantau secara digital sehingga potensi kebocoran retribusi dapat ditekan.

Baca Juga  Dorong Penerapan ESG di Jalan Tol: Karya Intelektual Praktisi Bisa Jadi Rujukan Kementerian dan Pemda

Eva menegaskan, kebijakan tersebut juga akan diiringi dengan penataan jalan dan kawasan parkir secara lebih teratur.

“Semua jalan di Bandar Lampung akan kita tata, apalagi kita akan mulai menerapkan sistem pintu parkir. Jadi, retribusinya jelas dan bisa menambah PAD,” katanya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mengurangi praktik parkir liar yang merugikan masyarakat maupun pemerintah.(Rdo)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan