Bandar Lampung- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat keamanan lainnya guna menjaga situasi kondusif di Kota Tapis Berseri. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga melibatkan senjata api.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengakui bahwa aksi curanmor bersenjata api semakin marak terjadi di wilayahnya. Oleh karena itu, Pemkot berupaya memperketat pengamanan dengan melibatkan berbagai pihak.
“Pemerintah sudah berupaya dengan mengerahkan linmas serta terus berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim. Keamanan ini bukan hanya tugas Pemkot Bandar Lampung saja, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh aparat,” ujar Eva Dwiana, Minggu (2/2/2025).
Selain meningkatkan sinergi dengan aparat keamanan, Pemkot juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan. Eva Dwiana menekankan pentingnya kewaspadaan serta peran warga dalam melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
“Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kasus curanmor bisa diminimalisir bahkan dihilangkan,” harapnya.
Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan patroli intensif di sejumlah titik rawan serta menelusuri jaringan pelaku curanmor bersenjata. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan sistem keamanan pribadi, seperti menggunakan kunci ganda atau memarkir kendaraan di tempat yang aman.
Diharapkan dengan adanya langkah konkret dari Pemkot Bandar Lampung dan aparat keamanan, kasus curanmor di Kota Tapis Berseri dapat ditekan sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.(Rls)




