Table of contents: [Hide] [Show]

 

SURAKARTA — Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalam Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong, Gelar Sultan Skala Brak yang di-Pertuan Ke-23 Kepaksian Pernong Lampung, bersama rombongan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) melakukan kunjungan takziah ke Keraton Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah, Rabu (…), untuk menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwana XIII (PB XIII).

Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan dari Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung sekaligus simbol solidaritas antarkerajaan dan kesultanan di Nusantara yang tergabung dalam MAKN. Rombongan diterima langsung oleh pihak keluarga besar Keraton Surakarta Hadiningrat dengan penuh rasa haru dan penghormatan adat.

Baca Juga  Membaca Pesan dari Erupsi Krakatau

Dalam sambutannya, PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong mengenang sosok PB XIII sebagai raja yang arif, berwibawa, serta konsisten menjaga warisan budaya Jawa.

“Sri Susuhunan Pakubuwana XIII bukan hanya milik masyarakat Surakarta, tetapi juga bagian dari warisan kebangsaan kita. Beliau adalah simbol kearifan dan penjaga nilai-nilai luhur adat istiadat bangsa,” ujar Sultan Edward Syah Pernong.

Beliau menambahkan, wafatnya PB XIII menjadi kehilangan besar bagi seluruh kerajaan dan kesultanan di Indonesia.

“Kami dari Kepaksian Pernong Lampung dan MAKN turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” tuturnya.

Ketua Umum MAKN yang turut hadir juga menegaskan bahwa kehadiran rombongan bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan ekspresi nyata hubungan emosional dan kultural antarkerajaan di Nusantara.

“PB XIII adalah tokoh yang sangat dihormati di kalangan MAKN. Beliau berjasa besar dalam mempererat silaturahmi serta menjaga keberlanjutan nilai-nilai adat di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Rombongan MAKN dan Kepaksian Pernong Lampung turut mengikuti prosesi adat penghormatan terakhir di Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam suasana yang khidmat, doa bersama dipanjatkan untuk almarhum, disertai penyampaian ucapan belasungkawa secara adat dari perwakilan kerajaan dan kesultanan.

Baca Juga  Ratusan ASN Pemprov Lampung Donorkan Darah di Momen Kemerdekaan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Sebagai salah satu tokoh penting dalam MAKN, SPDB Pangeran Edward Syah Pernong dikenal aktif memperkuat komunikasi lintas budaya dan adat di berbagai wilayah Nusantara. Kehadiran beliau di Keraton Surakarta mempertegas peran pentingnya dalam mempererat persaudaraan antarkerajaan adat di Indonesia.

Kepulangan rombongan MAKN dan Kepaksian Pernong Lampung dari Surakarta diiringi doa agar semangat, keteladanan, dan kebijaksanaan Sri Susuhunan PB XIII terus menginspirasi generasi penerus bangsa.

Wafatnya PB XIII bukan hanya menjadi duka bagi masyarakat Surakarta, tetapi juga bagi seluruh penjaga adat dan budaya Nusantara. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya menjaga silaturahmi, persatuan, dan keluhuran tradisi di tengah keberagaman bangsa Indonesia. (Red)

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Ungkap Ibadah Puasa Merupakan Pengamalan Sila Pancasila

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan