Bandar Lampung – Manajemen MBK menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menormalisasi saluran air di kawasan bawah Flyover Sultan Agung, Jalan Pelita Baru.
Perwakilan MBK, Zemmi, menjelaskan bahwa perusahaan sejak awal telah berpartisipasi dengan menyiapkan alat berat guna membantu proses normalisasi drainase. Namun, hingga kini pekerjaan belum dapat dilaksanakan karena masih terkendala keberadaan infrastruktur milik PT PLN (Persero).
“MBK hanya membantu menyediakan alat berat agar pekerjaan bisa berjalan. Kendala di lapangan bukan berasal dari tembok milik MBK, melainkan adanya tembok serta tiang listrik milik PLN yang menghambat proses normalisasi,” ujar Zemmi, Kamis (16/7/2026).
Ia mengatakan, MBK berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak PLN, sehingga pekerjaan normalisasi dapat segera dilanjutkan demi mengurangi potensi genangan di kawasan tersebut.
“Pada prinsipnya kami mendukung penuh upaya penanganan drainase. Harapannya koordinasi dengan PLN segera menemukan solusi agar pekerjaan bisa segera dilakukan,” tambahnya.
Sebelumnya, normalisasi saluran air di bawah Flyover Sultan Agung menjadi perhatian pemerintah karena dinilai penting untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan saat hujan deras, khususnya di kawasan Jalan Pelita Baru dan sekitarnya.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, MBK menegaskan posisinya sebagai pihak yang mendukung percepatan normalisasi dan siap membantu sesuai kapasitasnya, sembari menunggu penyelesaian kendala teknis yang berkaitan dengan infrastruktur milik PLN.(Red)




