Bandar Lampung — Stan Pemerintah Kota Bandar Lampung di ajang Bandar Lampung Expo 2026 menjadi salah satu perhatian Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol. Tomsi Tohir.
Didampingi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, ia meninjau langsung sejumlah inovasi pelayanan publik, termasuk Program Seribu Wajah yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Kota Bandar Lampung, Jumat (17/7/2026).
Di hadapan Sekjen Kemendagri, Kepala Diskominfotik Kota Bandar Lampung Rizky Agung Ariesantho memaparkan konsep dan manfaat Program Seribu Wajah sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik di Kota Tapis Berseri.
Rizky menjelaskan, Program Seribu Wajah memanfaatkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk mempercepat proses verifikasi identitas masyarakat. Sistem tersebut dirancang agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, aman, akurat, dan terintegrasi di berbagai perangkat daerah.
Menurutnya, teknologi itu tidak hanya mendukung proses administrasi pemerintahan, tetapi juga meningkatkan keamanan data serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Program ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mewujudkan konsep smart city melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ujar Rizky.
Usai mendengarkan penjelasan, Komjen Pol. Tomsi Tohir meninjau langsung sistem yang ditampilkan di stan Diskominfotik. Ia melihat proses kerja teknologi tersebut sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya ke Bandar Lampung Expo 2026.
Bandar Lampung Expo 2026 menjadi panggung bagi organisasi perangkat daerah untuk memperlihatkan berbagai inovasi pelayanan publik, capaian pembangunan, hingga potensi investasi yang dimiliki Kota Bandar Lampung.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kota berharap berbagai inovasi digital yang dikembangkan dapat semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat transformasi menuju kota cerdas.(Usuf)






