METRO – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 14 Universitas Malahayati melaksanakan sosialisasi sekaligus pengesahan program kerja utama bertajuk “Inovasi Rocket Stove sebagai Solusi Pembakaran Minim Asap yang Lebih Ramah Lingkungan” di RW 01, Kelurahan Metro, Kota Metro.

Kegiatan yang mengusung tagline “Sampahku, Hargadiri Ku” tersebut menjadi salah satu program unggulan mahasiswa dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana yang mudah diterapkan oleh masyarakat.

Rocket Stove diperkenalkan sebagai inovasi pembakaran yang lebih efisien dengan menghasilkan asap lebih sedikit dibandingkan metode pembakaran terbuka. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan solusi praktis untuk membantu mengurangi penumpukan sampah yang dapat dibakar.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Longsor di Tanggamus

Sebagai bagian dari kegiatan, tim KKL-PPM juga melaksanakan pre-test dan post-test kepada peserta untuk mengukur tingkat pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi tolok ukur efektivitas penyampaian materi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

Lurah Kelurahan Metro, Ferry Wahyudi, S.IP., M.M., mengapresiasi inisiatif mahasiswa Universitas Malahayati yang menghadirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati yang telah menghadirkan inovasi Rocket Stove sebagai salah satu solusi dalam pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung. Kami berharap Rocket Stove ini dapat dijaga, dimanfaatkan dengan baik, serta menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga  Waduh, Oknum Dosen UIN Lampung Digrebek Warga Asik Ngamar Sama Mahasiswi

Sementara itu, Ketua KKL-PPM Kelompok 14 Universitas Malahayati mengatakan, program Rocket Stove merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan solusi sederhana yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui program Rocket Stove, kami berharap masyarakat memiliki alternatif dalam mengelola sampah yang dapat dibakar secara lebih efisien dengan menghasilkan asap yang lebih sedikit dibandingkan pembakaran terbuka. Semoga inovasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” katanya.

Melalui sosialisasi dan pengesahan program kerja utama tersebut, Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 14 Universitas Malahayati berharap Rocket Stove dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat RW 01 Kelurahan Metro. Semangat “Sampahku, Hargadiri Ku” diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.(**)

Baca Juga  DPRD Provinsi Lampung Dukung Pabrik Rokok HS Serap Ribuan Pekerja Lokal

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan