Table of contents: [Hide] [Show]

    BANDARLAMPUNG — Kemarau panjang bukan hanya membuat tanah mengering dan udara terasa lebih menyengat. Bagi sebagian keluarga, kondisi tersebut juga dapat menambah beban pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Di tengah situasi itu, Pemerintah Kota Bandarlampung menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak kemarau. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari pemerintah pusat untuk membantu menjaga kebutuhan pangan warga.

    Penyaluran dilakukan pada Selasa (1/9/2026) kepada masyarakat di lima kecamatan. Sebanyak 31.179 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan tersebut.

    Setiap keluarga mendapatkan 30 kilogram beras yang diperuntukkan memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan.

    Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi kemarau panjang.

    Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Menjaga Hewan, Menjaga Warga dari Rabies

    “Alhamdulillah, kita mendapatkan bantuan beras dari pemerintah pusat. Masing-masing keluarga mendapatkan 30 kilogram untuk tiga bulan,” kata Eva.

    Menurutnya, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat sekaligus upaya membantu masyarakat melewati kondisi yang cukup berat akibat kemarau.

    Bagi keluarga penerima, bantuan beras bukan sekadar angka 30 kilogram. Bantuan itu setidaknya dapat mengurangi sebagian pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan dalam beberapa waktu ke depan.

    Eva berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

    “Kita berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Tentunya kita harus bersyukur karena bantuan ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

    Kemarau yang berlangsung cukup panjang di Bandarlampung dan sejumlah wilayah sekitarnya menjadi perhatian pemerintah. Selain berdampak terhadap kondisi lingkungan, musim kering juga berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat, terutama kelompok yang memiliki keterbatasan ekonomi.

    Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Hentikan Impor Tapioka dan Tetapkan Harga Singkong Adil

    Karena itu, pemerintah berharap bantuan pangan tersebut dapat memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi cuaca ekstrem dan kemarau masih berlangsung.

    Bantuan beras itu menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga. Ketika kemarau membuat banyak hal terasa lebih sulit, setidaknya ada kebutuhan pokok yang bisa sedikit lebih ringan.(Nda)

    Tinggalkan Komentar

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Iklan