BANDAR LAMPUNG — Ada pesan sederhana yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan kepada para pejabat yang baru dilantik yakni jangan sampai masyarakat merasa pemerintah jauh ketika mereka sedang membutuhkan bantuan.
Pesan itu disampaikan Marindo saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (3/9/2026) sore.
Di balik prosesi pelantikan dan pergantian jabatan, Marindo mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar perubahan posisi atau tanggung jawab administratif. Lebih dari itu, jabatan adalah kepercayaan yang harus diterjemahkan menjadi pelayanan nyata bagi masyarakat.
Karena itu, ia meminta para pejabat yang mendapat amanah baru untuk tidak hanya bekerja di balik meja. Mereka harus peka melihat persoalan yang terjadi di lapangan dan cepat merespons ketika masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah.
“Fokuskan energi dan pikiran saudara agar setiap kebijakan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluhkan lambatnya respons pemerintah terhadap isu-isu krusial di sekitarnya,” tegas Marindo.
Menurutnya, masyarakat tidak selalu membutuhkan jawaban yang rumit. Dalam banyak persoalan, yang paling dibutuhkan adalah pemerintah yang mau mendengar, bergerak dan memberikan jalan keluar.
Itulah sebabnya, Marindo menekankan agar jajaran pemerintah tidak lambat menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Pastikan kehadiran pemerintah selalu membawa solusi atas permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Marindo mengatakan mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukan bukan sekadar memindahkan seseorang dari satu posisi ke posisi lainnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus mempercepat kinerja pemerintahan.
Ia juga menegaskan pentingnya prinsip meritokrasi dan evaluasi yang terukur dalam penempatan maupun pelaksanaan tugas.
Bagi para pejabat yang baru menerima amanah, tantangan di depan tentu tidak ringan. Mereka akan berhadapan dengan berbagai persoalan, dinamika pekerjaan, tuntutan masyarakat hingga kelelahan dalam menjalankan tugas.
Namun, Marindo meminta kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti berinovasi.
Ia mendorong para pejabat untuk berani mencari cara baru yang lebih efektif dalam menyelesaikan pekerjaan. Kolaborasi lintas sektor juga dinilai penting agar persoalan masyarakat tidak berhenti hanya karena terbentur batas kewenangan antarinstansi.
“Jangan ragu untuk melangkah dan jangan pernah lelah untuk berinovasi,” pesannya.
Marindo mengingatkan, setiap kebijakan pemerintah pada akhirnya akan bermuara pada satu hal: seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak para pejabat baru menjadikan jabatan sebagai ruang untuk mengabdi, bukan sekadar tempat untuk bekerja.
“Jadikan setiap tetes keringat, pemikiran dan dedikasi saudara sebagai jejak pengabdian yang akan dikenang sejarah serta menjadi amal ibadah yang tak ternilai di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Marindo.(Red)





