BANDARLAMPUNG — Bagi warga kota, kebersihan bukan sekadar pemandangan jalan yang bebas sampah. Di balik lingkungan yang bersih, ada petugas yang bekerja sejak pagi, menyusuri permukiman hingga jalan protokol untuk memastikan sampah rumah tangga tidak menumpuk.

Pemerintah Kota Bandarlampung kini menambah kekuatan pelayanan tersebut. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sebanyak 46 armada pengangkut sampah baru akan ditambah pada Oktober 2026.

Penambahan kendaraan ini dilakukan untuk menghadapi tingginya aktivitas pengangkutan sampah sekaligus memperkuat pelayanan kebersihan di 20 kecamatan.

Sebanyak 46 armada tersebut terdiri dari 20 dump truck, 15 truk ambrol dan 11 mobil pickup Carry. Dengan tambahan itu, total armada pengangkut sampah DLH Bandarlampung nantinya mencapai 155 unit.

Baca Juga  Safari Ramadan Jadi Momentum DPRD Lampung Perkuat Pengawasan dan Serap Aspirasi Warga

Plt Kepala DLH Kota Bandarlampung, Budi Ardianto, mengatakan saat ini pihaknya telah mengoperasikan 109 armada untuk melayani kebutuhan pengangkutan sampah masyarakat.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 60 dump truck, 21 truk ambrol dan 34 mobil Carry.

“Saat ini kami mengoperasikan puluhan unit dump truck, truk ambrol, serta mobil Carry untuk menyisir jalan protokol dan permukiman,” kata Budi, Kamis (3/9/2026).

Menurut Budi, tingginya volume sampah membuat pekerjaan pengangkutan berlangsung dengan jadwal yang padat. Armada harus bergerak hampir sepanjang hari untuk melayani berbagai wilayah.

Karena itu, tambahan armada diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas pengangkutan, tetapi juga membuat respons terhadap sampah yang menumpuk dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga  Ada Harapan Baru bagi PPPK, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp99,6 Miliar

“Penambahan armada ini dilakukan sebagai respons atas tingginya volume sampah harian serta padatnya jadwal operasional pengangkutan yang berlangsung hampir sepanjang hari di 20 kecamatan se-Kota Bandarlampung,” ujarnya.

Penambahan armada tersebut dilakukan sesuai arahan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Pemerintah kota berharap peningkatan jumlah kendaraan dapat memperkuat pelayanan kebersihan sekaligus mengurangi potensi penumpukan sampah di lingkungan warga.

Bagi masyarakat, keberadaan armada pengangkut menjadi bagian penting dari rantai kebersihan kota. Sampah yang dihasilkan dari rumah, pasar, kawasan usaha dan ruang publik harus segera dipindahkan agar tidak mengganggu kenyamanan maupun kesehatan lingkungan.

Budi berharap tambahan kendaraan yang mulai dioperasikan Oktober mendatang dapat membuat pelayanan di seluruh kecamatan semakin efektif.

Baca Juga  Gamapela Soroti Anggaran Rumah Tangga Miliaran di RSUDAM

“Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan pengangkutan sampah di 20 kecamatan tetap berjalan efektif seiring dengan volume sampah harian yang cukup tinggi,” katanya.

Dengan tambahan 46 armada, Pemkot Bandarlampung kini menargetkan pelayanan pengangkutan sampah semakin kuat. Tantangannya bukan hanya menyediakan kendaraan, tetapi memastikan armada tersebut benar-benar hadir di tengah warga ketika sampah mulai menumpuk.

Sebab, bagi masyarakat, ukuran keberhasilan pelayanan kebersihan sederhana: lingkungan tetap bersih dan sampah tidak dibiarkan terlalu lama menunggu untuk diangkut.(Suf)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan