Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa partainya telah melangkah maju dari berbagai tantangan, termasuk upaya pengambilalihan kepemimpinan yang ilegal di masa lalu. Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya saat menutup Kongres VI Partai Demokrat 2025, yang juga menandai awal dari kepemimpinannya untuk lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah, malam ini adalah malam yang penuh makna. Bukan sekadar penutupan kongres, tetapi awal dari lembaran baru bagi Partai Demokrat. Kongres VI ini telah memberikan saya amanah besar untuk kembali memimpin Demokrat lima tahun ke depan. Insya Allah, saya akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar AHY, Selasa (25/02/2025).

Baca Juga  Harapan Kader Bertemu pada Satu Nama: Wahrul Fauzi Silalahi

Dalam pidatonya, AHY mengajak seluruh kader Demokrat untuk tetap mengingat perjalanan panjang yang telah ditempuh partai dalam satu dekade terakhir. Ia menyinggung berbagai cobaan yang sempat mengguncang partainya, termasuk upaya kudeta kepemimpinan yang disebutnya ilegal dan inkonstitusional.

“Ada saat-saat ketika partai ini menghadapi badai besar, nyaris tenggelam di tengah gelombang. Ada upaya pengambilalihan kepemimpinan secara ilegal dan fitnah yang mencoba meruntuhkan nama baik Partai Demokrat,” ujarnya.

Namun, AHY menegaskan bahwa Demokrat telah bangkit dan siap melangkah lebih jauh. “Kita tentu sudah move on, tapi tidak akan melupakan begitu saja. We may forgive, but we will never forget,” tegasnya.

Ke depan, AHY berkomitmen untuk terus membesarkan Partai Demokrat dengan semangat baru, membangun kepercayaan publik, serta memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja keras seluruh kader dalam mewujudkan visi besar Demokrat untuk Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga  DPRD Lampung Dukung Kunjungan Gubernur Mirza ke Tiongkok, Perkuat Akses Ekonomi Global

“Kami akan terus berjuang dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat kebersamaan. Demokrat harus menjadi partai yang tidak hanya besar secara organisasi, tetapi juga kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan