Bandar Lampung-
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, SE., MBA., menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung pada Rabu, 6 Maret 2025.

Rapat tersebut dipimpin oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Junanto Herdiawan.

Pertemuan ini diadakan sebagai bentuk koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam upaya mengantisipasi inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Seperti diketahui, permintaan bahan pokok biasanya meningkat tajam pada periode ini, yang berpotensi memicu kenaikan harga dan mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Antar 116 PNS Menjemput Babak Baru Kehidupan

Ahmad Giri Akbar mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta sektor swasta dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasaran. Menurutnya, inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak negatif terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.

“DPRD Lampung mendukung penuh langkah-langkah strategis yang dibahas dalam pertemuan ini. Kami berharap TPID dapat memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tidak ada penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat. Sinergi yang baik antara pemerintah, BI, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan pengendalian inflasi,” ujar Ahmad Giri Akbar saat diwawancara usai acara tersebut.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh stakeholder di Provinsi Lampung saling bersinergi melakukan langkah strategis menjaga inflasi dan stabilitas harga bahan pokok khususnya Ramadan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Gelar RDP Bahas Kapal Dalom Lintas Berjaya

“Kita bersama-sama mengendalikan inflasi khususnya di Bulan Ramadan ini, kita berkolaborasi TPID Provinsi, kabupaten/kota, Bank Indonesia, Forkopimda dan semua sepakat menjaga inflasi tetap terkendali,” ujar Mirzani.

Dalam rapat ini, Bank Indonesia Provinsi Lampung memaparkan kondisi ekonomi daerah terkini, termasuk proyeksi inflasi selama Ramadan dan Idul Fitri. Salah satu fokus utama adalah menjaga stok pangan seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan kebutuhan pokok lainnya agar tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan masyarakat Lampung dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga kebutuhan pokok. DPRD Lampung juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.(**)

Baca Juga  Usai Diperiksa 12 Jam, Kejati Lampung Tahan Dendi Ramadhona Terkait Dugaan Korupsi Proyek SPAM Pesawaran

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan