LABUAN BAJO — Di tengah situasi sulit pascagempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), bantuan kebutuhan pokok menjadi penyangga bagi warga yang masih berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan kemanusiaan dari DPP Relawan PRANTARA Indonesia (Prabowo Untuk Nusantara) disalurkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, gula, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Penyaluran bantuan menjangkau sejumlah kecamatan, di antaranya Mbeliling, Boleng, Doso, Pacar, dan Kuwus.
Bagi warga yang terdampak bencana, bantuan tersebut bukan sekadar bahan pangan. Di tengah keterbatasan dan kondisi yang belum sepenuhnya pulih, beras dan minyak goreng menjadi kebutuhan yang langsung dirasakan manfaatnya.
Ucapan terima kasih pun disampaikan warga penerima bantuan. Nora, salah seorang warga, mengaku bersyukur setelah menerima bantuan berupa beras dan minyak.
“Terima kasih bapak dari PRANTARA, kami butuh bantuan ini,” ujar Nora.
Ucapan tersebut menjadi salah satu gambaran kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan setelah bencana. Bagi warga, bantuan kebutuhan pokok dapat meringankan pengeluaran sekaligus memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi.
DPP Relawan PRANTARA Indonesia menyatakan penyaluran bantuan merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Semangat kemanusiaan dan gotong royong menjadi dasar dalam membantu warga yang tengah menghadapi masa sulit.
Bantuan itu pun diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian kebutuhan pokok, tetapi menjadi tanda bahwa masyarakat terdampak bencana tidak menghadapi situasi tersebut seorang diri.
Dari sejumlah titik terdampak, suara terima kasih warga terus terdengar. Sederhana, tetapi menyimpan makna bahwa di tengah bencana, kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi penguat bagi mereka yang sedang berusaha bangkit.(Rls)



