Bandarlampung – Sebanyak 133 paket proyek Pemerintah Provinsi Lampung dengan nilai Rp225,54 miliar segera dikerjakan usai proses tender rampung. Proyek ini merupakan bagian dari total 159 paket pekerjaan tahun anggaran 2025 dengan pagu anggaran Rp268,09 miliar.
Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Mukhlis Basri, mengingatkan para rekanan agar bekerja profesional sesuai ketentuan. Ia menegaskan, pembangunan ini lahir dari aspirasi masyarakat sehingga manfaatnya harus benar-benar dirasakan rakyat.
“Kalau ada penyimpangan di lapangan, Kepala Dinas jangan ragu mengambil tindakan. Kami di DPRD siap mem-back up,” tegas Mukhlis, Rabu (4/6/2025).
Berdasarkan data Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Lampung, lima OPD telah menyelesaikan tender, yakni:
- Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK)
- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP & CK)
- Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA)
- Biro Kesejahteraan Rakyat
- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA).
Total efisiensi anggaran dari tender tersebut mencapai Rp4,24 miliar atau sekitar 1,9 persen dari HPS.
Mukhlis menambahkan, praktik curang seperti pengurangan volume pekerjaan harus dihentikan karena pasti menjadi temuan DPRD maupun BPK. “Mari bekerja profesional, karena semua ini untuk kepentingan masyarakat Lampung,” ujarnya.
Adapun rincian proyek yang segera dijalankan antara lain:
- Konstruksi: 43 paket, nilai pagu Rp186,97 miliar.
- Konsultansi: 114 paket, nilai pagu Rp44,6 miliar.
- Jasa lainnya: 2 paket, nilai pagu Rp36,52 miliar.
Dengan selesainya tender, DPRD menegaskan siap mengawal jalannya proyek agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga Lampung.(Rdo)




