Bandar Lampung-Di bawah cuaca pagi yang teduh, halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung tampak lebih ramai dari biasanya, Sabtu (6/12/2025). Deretan truk berwarna biru dan putih berjejer rapi, masing-masing memuat harapan, doa, dan kepedulian warga Bandar Lampung untuk saudara-saudara mereka di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di antara hiruk-pikuk persiapan, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana berdiri dengan wajah teduh. Saat memberikan sambutan, suaranya terdengar mantap namun penuh empati.
“Bantuan ini bukan hanya sekadar barang,” ucapnya, “tetapi wujud cinta dari masyarakat Bandar Lampung untuk saudara kita yang sedang tertimpa musibah.”

Baca Juga  Saat Ulama Dunia Berkumpul, Lampung Jadi Ruang Dialog Perdamaian

 

Bantuan yang Mengalir dari Hati

Sebanyak 13 truk diberangkatkan pada pagi itu. Semua sudah dipilah agar sampai ke tangan yang tepat: pakaian untuk pria, wanita, dan anak-anak—paket-paket sederhana namun berarti di tengah kondisi sulit.

Tidak hanya itu, Pemkot Bandar Lampung juga mengirimkan 3.000 unit kasur, masing-masing provinsi mendapat 1.000 unit. Ada pula bantuan dana Rp1,05 miliar yang akan disalurkan merata ke tiga daerah terdampak.

Bagi para petugas dan relawan yang hadir, setiap kotak yang diangkat, setiap karung yang disusun, rasanya seperti mengemas sedikit ketenangan untuk orang-orang yang mungkin sedang kehilangan tempat tinggal atau barang berharga.

Tumpuan Harapan dan Tanggung Jawab

Di balik keberangkatan itu, ada wajah-wajah penuh keseriusan: Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, serta para relawan TNI, Polri, Damkar, BPBD, dan Satpol PP. Mereka tampak bahu-membahu, menunjukkan bahwa kepedulian bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama.

Baca Juga  Sekdaprov Lampung Fokuskan Optimalisasi Penerimaan PKB dan BBNKB Selama Tiga Bulan ke Depan

Untuk memastikan bantuan benar-benar sampai di titik yang tepat, Pemkot menunjuk tiga pejabat sebagai penanggung jawab di lokasi:

  • Wilson Faisol untuk Provinsi Aceh
  • Iwan Gunawan untuk Sumatera Utara
  • Eka Afriana untuk Sumatera Barat

Mereka bukan hanya membawa mandat, tetapi juga membawa nama baik dan kepercayaan masyarakat Bandar Lampung.

Perjalanan Panjang, Semangat yang Tidak Pernah Pendek

Tidak lama kemudian, mesin-mesin truk mulai menyala. Suaranya bergemuruh, seperti isyarat bahwa perjalanan kemanusiaan telah dimulai. Wali Kota Eva Dwiana melambaikan tangan saat truk pertama bergerak, sebuah tradisi kecil yang menjadi simbol besar dari perhatian seorang pemimpin kepada warganya—baik yang dekat maupun yang jauh.

Para pengantar, termasuk 36 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan BPBD, menaiki kendaraan mereka masing-masing. Mereka siap menempuh ratusan kilometer untuk satu misi: membawa uluran tangan dari Lampung untuk Sumatera.

Baca Juga  Pemprov Lampung Pantau Pergerakan Harga Pangan, Cabai hingga Beras Jadi Penyumbang Inflasi

Lebih dari Sebuah Bantuan

Di balik angka-angka, daftar logistik, dan susunan personel, terkandung pesan sederhana: bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya, bahkan dari sebuah kota yang sedang terus tumbuh seperti Bandar Lampung.

Dan pagi itu, di tengah deru mesin truk yang menjauh, terlihat jelas—kepedulian adalah bahasa yang selalu bisa dipahami, di mana pun bencananya, siapa pun manusianya. (Herwanda Pratama)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan