Bandar Lampung — Siang itu, suasana di kantor Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Provinsi Lampung terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan sekadar kunjungan formal, kehadiran jajaran Kantor Imigrasi Kelas I Bandar Lampung menjadi ruang temu dua elemen penting yakni pelayan publik dan penyambung suara rakyat.

Di balik antrean paspor, pengurusan izin tinggal, hingga berbagai layanan keimigrasian lainnya, ada tanggung jawab besar untuk memastikan setiap informasi sampai dengan benar ke masyarakat. Itulah yang menjadi semangat dalam silaturahmi yang digelar Kamis (26/02/2026) tersebut.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Romi, menyampaikan bahwa pihaknya menyadari pelayanan publik tidak cukup hanya dilakukan di balik loket dan meja kerja. Informasi yang jelas, transparan, dan mudah dipahami masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan itu sendiri.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Pastikan Keamanan Wisatawan saat Liburan

“Kami ingin pelayanan publik, khususnya di Kota Bandar Lampung, benar-benar tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Media memiliki peran penting dalam menjembatani hal tersebut,” ujarnya.

Bagi masyarakat, informasi keimigrasian bukan sekadar berita administratif. Di dalamnya ada harapan para pekerja migran yang hendak merantau, mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke luar negeri, hingga keluarga yang ingin bertemu sanak saudara di negeri seberang. Karena itu, akurasi dan kecepatan informasi menjadi kebutuhan yang nyata.

Ketua KWRI Provinsi Lampung, M. Iqbal, menyambut kunjungan tersebut dengan terbuka. Ia menilai, sinergi antara institusi negara dan insan pers merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Kerja sama ini bukan hanya soal publikasi, tetapi bagaimana informasi yang diterima masyarakat benar, berimbang, dan memberi manfaat,” kata Iqbal.

Baca Juga  Pemkot Optimistis Layanan RSUD Dadi Tjokrodipo Meningkat Usai Dikunjungi Wapres

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membicarakan rencana pelatihan jurnalistik bersama bagian humas imigrasi. Mulai dari teknik pengambilan gambar hingga tata cara penulisan berita, semua dirancang untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada publik.(Rls)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan