Lampung Tengah – Pemerintah Provinsi Lampung (Pemprov) Lampung mempercepat penanganan ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni di Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Perbaikan ini ditinjau langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Selasa (3/3/2026).
Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut selama bertahun-tahun mengalami kerusakan akibat tingginya volume kendaraan berat, terutama angkutan komoditas singkong. Kondisi itu tak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
“Ini jalan provinsi, maksimal 8 ton, tapi dilewati kendaraan hingga 40 ton. Ya rusak. Kita minta semua pihak memahami kapasitas jalan,” tegas Gubernur Mirza di sela peninjauan.
Menurutnya, Pemprov Lampung saat ini memprioritaskan penanganan cepat di titik-titik terparah sepanjang tiga kilometer guna memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang Idul Fitri. Setelah tahap sementara rampung, proyek akan dilanjutkan dengan perbaikan permanen menggunakan spesifikasi aspal dua lapis dan perkuatan struktur dasar.
Gubernur juga menyoroti temuan teknis pekerjaan sebelumnya yang dinilai tidak sesuai spesifikasi. Ia memastikan Pemprov Lampung tidak akan mentoleransi pengerjaan yang tidak memenuhi standar.
“Kalau tidak sesuai spek, jangan dibayar. Base harus 35 cm, tidak boleh kurang. Kita kasihan masyarakat kalau kualitasnya tidak dijaga,” ujarnya.
Pemprov Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas strategis tersebut secara bertahap agar akses menuju pintu tol dan sentra ekonomi masyarakat kembali optimal. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi warga di wilayah Terusan Nunyai semakin tumbuh dan lancar.(Red)




