Bandar Lampung – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 5 Bandar Lampung terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang kian marak seiring pesatnya perkembangan teknologi.
Melalui edukasi bertajuk Kenali 4 Modus Penipuan Agar Terhindar dari Kerugian, BRI Region 5 Bandar Lampung mengajak nasabah dan masyarakat umum agar lebih cermat dalam menjaga keamanan data pribadi serta transaksi keuangan.
Regional CEO BRI Region 5 Bandar Lampung, Bernadi Kurniawan, mengungkapkan terdapat empat modus penipuan yang saat ini paling sering digunakan pelaku kejahatan siber.
Pertama, modus link phishing, yakni tautan palsu yang menyerupai situs resmi perbankan atau instansi tertentu dengan tujuan mencuri data pribadi nasabah. Modus ini umumnya disebarkan melalui pesan singkat, aplikasi percakapan, maupun media sosial.
Kedua, modus penipuan berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Dalam modus ini, pelaku memanfaatkan AI untuk meniru suara atau wajah seseorang guna mengelabui korban. Modus ini dinilai semakin berbahaya karena tampilannya sangat meyakinkan dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Ketiga, modus file APK berbahaya, yaitu pengiriman file aplikasi yang mengandung malware. Apabila file tersebut diunduh dan diinstal, pelaku dapat mengambil alih perangkat korban hingga mencuri data pribadi dan informasi perbankan.
Keempat, modus QR palsu, yakni penggunaan kode QR yang mengarahkan korban ke rekening penipu atau situs tidak resmi. Modus ini kerap ditemukan di ruang publik maupun disebarkan melalui pesan digital.
Selain memaparkan berbagai modus tersebut, Bernadi Kurniawan juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti password, PIN, kode OTP, serta CVV/CVC kartu. Nasabah juga disarankan mengaktifkan notifikasi transaksi, menghindari penggunaan jaringan Wi-Fi publik saat bertransaksi, serta tidak mudah tergiur oleh tawaran hadiah atau promo yang mengatasnamakan lembaga tertentu.
“Jika menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal, masyarakat diminta tetap tenang, membaca pesan dengan teliti, dan segera mengabaikan serta memblokir nomor tersebut apabila mencurigakan,” ungkap Bernadi Kurniawan.
Melalui edukasi ini, BRI menegaskan komitmennya dalam melindungi nasabah dan mendukung keamanan transaksi digital. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menerapkan prinsip #BilangAjaGak terhadap segala bentuk modus penipuan demi terciptanya ekosistem perbankan yang aman dan terpercaya.(Rls)

Baca Juga  Pemprov Lampung Tegaskan Isu Intimidasi Wagub Jihan Hoaks

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan