Bandar Lampung – DPRD Kota Bandar Lampung menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang guru yang tergabung dalam rombongan kegiatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung saat melakukan perjalanan.
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, DPRD melalui Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung berencana memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung serta pengurus PGRI setempat guna meminta klarifikasi terkait kronologi kejadian.
Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan pemanggilan itu dilakukan untuk memperoleh informasi yang lengkap dan jelas mengenai peristiwa tersebut.
“Pemanggilan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD. Kami ingin mendapatkan keterangan yang jelas dan menyeluruh agar tidak menimbulkan asumsi atau spekulasi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa DPRD memberi perhatian serius terhadap insiden tersebut, mengingat hal itu berkaitan dengan keselamatan para guru serta kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan.
Menurut Asroni, hasil klarifikasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan DPRD untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Keselamatan guru adalah hal yang sangat penting. Hasil klarifikasi nantinya akan menjadi bahan pertimbangan DPRD untuk menentukan langkah lanjutan,” tegasnya.
Komisi IV DPRD Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait. DPRD juga meminta publik menghormati suasana duka yang tengah dirasakan keluarga almarhumah.
“Mari kita jaga situasi tetap kondusif dan mengedepankan rasa empati kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkas Asroni.(**)

Baca Juga  Krakatau dalam Festival, Sejarah di Pinggir Panggung

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan