BANDAR LAMPUNG — Mimpi meraih medali emas mulai dirawat tim badminton Lampung. Di lapangan, mimpi itu diterjemahkan menjadi latihan, uji tanding, dan upaya menemukan pasangan terbaik untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

Latihan tanding berlangsung di GOR Ryuga, Hajimena, Lampung Selatan, Selasa (1/9). Suasana latihan berlangsung serius. Setiap pukulan dan reli menjadi bagian dari persiapan panjang kontingen Lampung yang akan tampil sebagai tuan rumah Porwanas 2027.

Manager Cabor Badminton Porwanas Lampung, Drs. H. Aswarodi M.Si, mengatakan latihan tersebut menjadi bagian dari proses membangun tim yang siap bertanding. Saat ini, tim telah memasuki latihan kedua dan agenda latihan akan terus dilakukan hingga mendekati pelaksanaan Porwanas.

Baca Juga  Tersangka KDRT Mangkir Panggilan, Kuasa Hukum Desak Polisi Bertindak Tegas

Menurut Aswarodi, konsistensi dan kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama. Selain itu, tim juga masih mencari formula terbaik, termasuk menentukan pasangan yang akan diturunkan pada setiap nomor pertandingan.

“Kita berharap teman-teman konsisten dan memiliki fisik yang prima. Kita juga terus mencari formula tim yang bagus, termasuk gambaran pasangan yang akan ditandingkan,” kata Aswarodi.

Target yang dipasang pun cukup tinggi. Tim badminton Lampung membidik dua medali emas dan satu perak pada Porwanas 2027.

Target tersebut menjadi dorongan tersendiri karena Lampung akan menjadi tuan rumah. Pada ajang sebelumnya, cabor badminton Lampung hanya mampu meraih satu medali perak dan satu perunggu dari empat medali yang diperebutkan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream

Kini, kesempatan untuk memperbaiki capaian itu terbuka. Bermain di hadapan publik sendiri menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.

“Karena kita tuan rumah, saatnya kita rebut emas,” ujar Aswarodi.

Namun, perjuangan menuju podium tidak akan mudah. Sejumlah tim dari Pulau Jawa diperkirakan menjadi pesaing kuat, terutama Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta.

Karena itu, latihan tanding menjadi bagian penting untuk mengukur kesiapan pemain. Penanggung Jawab Cabor Badminton, Hendri Meizon, mengatakan saat ini terdapat sekitar 12 pemain yang mengikuti proses persiapan.

Jumlah tersebut masih akan diseleksi kembali untuk mengisi empat nomor pertandingan yang diperebutkan.

“Kami terus mencari formula yang terbaik. Pemain akan diseleksi lagi untuk empat nomor,” kata Hendri.

Baca Juga  RS Hewan Lampung Lanjut Dibangun

Sparing tanding juga akan terus dilakukan. Para pemain dijadwalkan menghadapi tim-tim lain untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya.

Bagi para pemain, setiap latihan bukan sekadar memukul shuttlecock melewati net. Ada fisik yang harus dijaga, teknik yang diasah, mental yang ditempa, serta pasangan yang harus menemukan chemistry di lapangan.(Wanda)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan