BANDAR LAMPUNG — SMPN 2 Bandar Lampung kembali menggelar perayaan Bulan Bahasa sebagai agenda tahunan untuk memperkuat budaya literasi dan kreativitas siswa. Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (24/11/2025) itu disambut antusias oleh peserta didik dari berbagai jenjang.
Kepala SMPN 2 Bandar Lampung, Abdul Khanif, M.Pd, menjelaskan bahwa Bulan Bahasa bukan hanya ajang kompetisi, tetapi merupakan bagian dari strategi sekolah dalam membangun karakter literat dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa. Menurutnya, semangat literasi harus terus ditumbuhkan agar menjadi budaya unggulan sekolah.
“Bulan Bahasa ini menjadi momentum bagi siswa untuk berani tampil, berlatih berpikir kritis, serta mengekspresikan diri melalui karya tulis dan komunikasi lisan. Kami ingin literasi menjadi identitas sekolah,” ujar Khanif.
Digelar Sepekan, Sajikan Beragam Lomba Bahasa dan Sastra
Panitia kegiatan membuka rangkaian acara dengan sejumlah perlombaan yang langsung menarik minat ratusan siswa. Pada hari pertama, siswa mengikuti lomba cerita pendek, penulisan teks (text writing), pidato bahasa Lampung, serta kompetisi mendongeng.
Ketua pelaksana, Hardiyanto, M.Pd, mengatakan berbagai cabang lomba tersebut dirancang untuk menyediakan ruang berekspresi bagi siswa sekaligus melatih kemampuan berbahasa yang komprehensif.
“Anak-anak kita dorong untuk tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga berbicara secara percaya diri serta menyampaikan gagasan dengan runtut. Ini sangat penting untuk masa depan mereka,” katanya.
Tumbuhkan Keberanian dan Kemampuan Kolaboratif
Dalam pelaksanaannya, Bulan Bahasa tidak hanya berfokus pada kemampuan individual siswa. Sejumlah lomba mengharuskan peserta untuk bekerja sama dalam kelompok, berdiskusi, dan berbagi peran. Hal itu disebut selaras dengan tujuan sekolah dalam membangun karakter komunikatif dan kolaboratif.
Khanif menegaskan bahwa siswa yang terbiasa berinteraksi melalui aktivitas literasi akan memiliki pondasi kuat dalam kemampuan akademik maupun sosial. “Karakter literat itu bukan hanya soal membaca banyak buku, tetapi juga kemampuan berpikir logis, kreatif, dan mampu menyampaikan pikiran secara etis,” ujarnya.
Harapan Sekolah: Literasi Menjadi Bekal Masa Depan
Abdul Khanif berharap kegiatan tahun ini dapat mencetak lebih banyak siswa yang memiliki minat besar terhadap dunia literasi. Ia meyakini bahwa kemampuan berbahasa dan bersastra merupakan bekal penting bagi perkembangan intelektual peserta didik, terutama di era digital yang menuntut kreativitas dan kemampuan komunikasi yang baik.
“Kompetensi berbahasa sangat menentukan masa depan siswa. Karena itu, Bulan Bahasa kami jadikan sebagai ruang berkembang yang luas bagi bakat-bakat literasi di sekolah ini,” katanya.
Kegiatan Bulan Bahasa di SMPN 2 Bandar Lampung dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda tambahan seperti pameran karya tulis siswa, pojok baca tematik, dan penampilan seni budaya.(rls)





