Bandar Lampung – Bencana banjir kembali menerjang sejumlah wilayah di Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026). Peristiwa ini menelan korban jiwa setelah dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang akibat terseret arus deras.
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung menyebutkan korban meninggal dunia pertama berinisial SA (10), yang ditemukan di wilayah Rajabasa. Sementara satu korban lainnya yang belum diketahui identitasnya ditemukan di kawasan Jalan Dr. Harun.
Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan hingga Jumat malam tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang dilaporkan hanyut saat banjir terjadi.
“Dua orang ditemukan meninggal dunia, masing-masing di Rajabasa dan di Jalan Dr. Harun. Sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan,” ujarnya.
Banjir yang melanda kota ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Curah hujan tinggi membuat sejumlah saluran air tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman warga.
Data sementara mencatat sedikitnya 38 titik di Bandar Lampung terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan terganggu.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan masih disiagakan untuk melakukan pencarian korban hilang sekaligus membantu warga yang terdampak banjir.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang masih berpeluang terjadi dan dapat memicu banjir susulan di sejumlah wilayah rawan.(Nda)




