BANDAR LAMPUNG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, denyut aktivitas peternakan di Provinsi Lampung terasa semakin hidup. Dari kandang-kandang sapi di pedesaan hingga jalur distribusi antarprovinsi, ribuan hewan kurban mulai dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.
Tahun ini, permintaan hewan kurban asal Lampung melonjak tajam. Kondisi tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi para peternak yang sejak beberapa bulan terakhir bekerja ekstra memenuhi kebutuhan pasar.
Berdasarkan data sementara lalu lintas ternak antarprovinsi dan antarkabupaten/kota, penjualan sapi kurban dari Lampung pada 2026 mencapai 60.429 ekor. Jumlah itu meningkat 40,15 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 43.116 ekor.
Tidak hanya sapi, permintaan kerbau juga mengalami kenaikan. Pada 2025 jumlah penjualan kerbau tercatat 242 ekor, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 337 ekor atau naik 39,25 persen.
Lonjakan paling mencolok terjadi pada penjualan domba. Jika tahun lalu hanya 1.764 ekor, kini meningkat menjadi 3.912 ekor atau melonjak hingga 121,76 persen.
Di tengah tren kenaikan itu, penjualan kambing justru sedikit menurun. Dari 143.335 ekor pada 2025 menjadi 139.917 ekor pada 2026 atau turun sekitar 2,38 persen. Perubahan ini diduga dipengaruhi pergeseran minat masyarakat yang mulai memilih sapi, kerbau, maupun domba sebagai hewan kurban.
Bagi para peternak, meningkatnya permintaan bukan sekadar soal angka penjualan. Momentum Iduladha menjadi harapan besar untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus membuktikan kualitas ternak Lampung yang semakin dipercaya pasar nasional.
“Alhamdulillah tahun ini permintaan naik cukup tinggi. Banyak pembeli dari luar daerah datang langsung mencari sapi ke Lampung,” ujar salah satu peternak di Lampung Tengah.
Lampung sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga kebutuhan ternak nasional. Selain memenuhi kebutuhan di berbagai kabupaten/kota di Lampung, ribuan ternak juga dikirim ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, hingga Sumatera Selatan.
Sementara pengiriman kambing dan domba menyasar DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, serta Kalimantan Tengah.
Meningkatnya permintaan hewan kurban dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa ternak asal Lampung semakin dipercaya masyarakat. Di balik hiruk-pikuk Iduladha, ada kerja keras peternak yang terus menjaga kualitas ternak agar dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi banyak orang di hari raya kurban.(**)





