BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih yang meraih prestasi di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Solo pada 6–13 Oktober 2024 lalu.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada dua atlet peraih medali perak, yaitu Muhammad Aswari Nugroho dari cabang olahraga atletik lompat jauh dan Oko Minaldi dari cabang tenis meja. Masing-masing atlet menerima bonus sebesar Rp150 juta.
Selain itu, pelatih cabang tenis meja, Mirhan, juga mendapat penghargaan senilai Rp75 juta.
Dalam sambutannya di Lobi Kantor Gubernur, Rabu (9/4/2025), Gubernur Rahmat menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Lampung dalam memberikan perlakuan yang setara kepada seluruh atlet, termasuk atlet disabilitas.
“Atlet disabilitas diberikan penghargaan atas prestasinya, masing-masing setara dengan atlet PON. Ini adalah wujud komitmen Pemerintah Provinsi Lampung, tidak ada ketimpangan, tidak ada perbedaan. Kami memperlakukannya sama,” tegas Gubernur.
Ia berharap bonus tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet disabilitas dan anak-anak muda di Lampung untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia unggul di Provinsi Lampung.
“Kami sangat mendukung semua atlet dan anak-anak muda di Provinsi Lampung. Dengan adanya kompetisi dan banyaknya raihan prestasi, itu menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas SDM Lampung menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, turut mengapresiasi komitmen Gubernur dalam menyetarakan bonus atlet Peparnas dengan atlet PON.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah menyamakan nilai bonus atlet ini sama dengan bonus atlet PON. Ini sejarah, karena baru kali ini Provinsi Lampung meraih medali di ajang Paralimpik. Tahun-tahun sebelumnya belum pernah,” ujar Descatama.(**)





