LAMPUNG TENGAH — Bagi sebagian keluarga, mendapatkan air bersih mungkin perkara sederhana. Namun, bagi warga yang kesulitan memperoleh sumber air, ketersediaan air untuk memasak, mandi, mencuci, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi hal yang sangat berarti.

Di tengah kebutuhan tersebut, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VII melalui Kebun Bekri hadir membantu masyarakat dengan mendukung pembangunan sumur bor. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 1.358 kepala keluarga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kehadiran sumur bor diharapkan dapat mempermudah warga mendapatkan air bersih sekaligus membantu meringankan beban rumah tangga. Lebih dari sekadar fasilitas, sumber air ini menjadi harapan bagi masyarakat untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Baca Juga  Kadis hingga Sekda Masih Bungkam Terkait Dugaan KKN Proyek Disdik Tanggamus

Kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan warga juga berlanjut. Pada Oktober 2026, PTPN IV Regional VII merencanakan pembangunan tiga titik sumur bor baru di Kampung Goras Jaya, Kampung Tanjung Pandang, dan Kampung Sinar Banten.

Bagi masyarakat, akses air bersih bukan hanya soal kenyamanan. Ketersediaannya berkaitan erat dengan kesehatan keluarga, kebersihan lingkungan, dan kualitas hidup. Karena itu, keberadaan sumur bor diharapkan menjadi solusi yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kepala Kampung Rengas, Tubi Suhaili, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, sumur bor merupakan fasilitas yang memang dibutuhkan masyarakat.

“Warga sangat terbantu dengan bantuan sumur bor ini. Memang inilah yang sangat kami harapkan. Semoga PTPN IV Regional VII Kebun Bekri semakin jaya dan sukses,” ujar Tubi.

Baca Juga  Pemprov Lampung Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Semaka, Tanggamus

Ungkapan terima kasih juga datang dari Mulyanto, warga Kampung Rengas. Ia mengapresiasi bantuan yang memungkinkan masyarakat memperoleh sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih kepada PTPN IV Regional VII Kebun Bekri atas bantuan sumur bor ini. Akhirnya, kami bisa mendapatkan air bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Manajer Kebun Bekri, Supomo, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat desa penyangga, terutama warga yang menghadapi keterbatasan akses air bersih.

“PTPN IV Regional VII Kebun Bekri hadir dan peduli terhadap masyarakat desa penyangga yang mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan menjadi bentuk semangat saling membantu,” ujar Supomo.

Baca Juga  Yayasan Anugerah Residivist dan Bapas Metro Gelar Pelatihan Papan Bunga kepada Narapida

Di tengah upaya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, Supomo turut menyinggung persoalan penguasaan lahan yang sedang ditangani di wilayah Kebun Bekri. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui pendekatan damai dengan tetap menjaga situasi kondusif.

“Kami memohon doa dan dukungan agar permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan dengan damai. Kami berharap hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat tetap terjaga, sehingga kita dapat terus saling mendukung dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tandasnya.(**)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan