PESISIR BARAT — Sebanyak 34 peserta kafilah Kabupaten Pesisir Barat diberangkatkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 tingkat Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung Selatan, 24–30 Oktober 2026.
Pelepasan kafilah dilakukan Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, di Lobi Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kompleks Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Sabtu (24/10/2026).
Irawan berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Pesisir Barat dalam ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar perlombaan untuk mengejar gelar juara, melainkan juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk generasi yang memiliki bacaan baik, hafalan kuat, dan akhlak mulia.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan sportivitas selama perlombaan. Kepercayaan diri serta kepatuhan terhadap arahan pelatih dan pembina dinilai penting untuk menghadapi setiap cabang yang dilombakan.
Kontingen Pesisir Barat diperkuat 34 peserta yang akan berlaga dalam empat cabang, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, dan Khath Al-Qur’an.
Cabang Tilawah diikuti 12 peserta, Hafalan Al-Qur’an sebanyak 10 peserta, Tafsir Al-Qur’an empat peserta, serta Khath Al-Qur’an delapan peserta.
Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai golongan dan kategori putra-putri sesuai cabang masing-masing. Mereka didampingi pelatih, official, dan pendamping yang turut mendukung persiapan kontingen.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kafilah untuk mengikuti MTQ tahun ini.
Pemkab berharap pembinaan Al-Qur’an tidak hanya berlangsung menjelang perlombaan, tetapi terus berlanjut untuk menumbuhkan masyarakat yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Dengan membawa identitas Negeri Para Sai Batin dan Ulama, kafilah Pesisir Barat diharapkan mampu meraih prestasi terbaik sekaligus menginspirasi generasi muda untuk membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(Wit)




