Bandar Lampung – Persoalan banjir dan kerusakan infrastruktur jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat Kota Bandar Lampung. Hal ini terungkap dalam kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Lampung, Yusirwan, yang menegaskan perlunya penanganan serius dari pemerintah.

Menurut Yusirwan, aspirasi terbanyak datang dari warga Kecamatan Panjang, di mana hujan dengan intensitas rendah saja sudah menimbulkan keresahan.
“Di Panjang, hujan sebentar saja sudah membuat warga waswas. Mereka ingin solusi yang lebih terfokus agar masalah banjir tidak terus berulang,” ujarnya, Senin (4/8/2025).

Selain banjir, kerusakan jalan di sejumlah titik juga dikeluhkan warga. Masyarakat berharap adanya percepatan perbaikan agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu.
“Masyarakat memang bersabar, tapi mereka ingin ada perhatian nyata dari pemerintah terhadap kondisi jalan yang rusak,” tambahnya.

Baca Juga  35 Persen Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Mulai Lakukan PTM Terbatas

Politisi Fraksi Demokrat ini menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, partisipasi masyarakat juga diperlukan melalui kesadaran menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Semua pihak harus terlibat. Perubahan perilaku masyarakat juga menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa aspirasi warga akan dibawa ke forum DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah provinsi.
“Kami terus berkoordinasi dengan Fraksi dan akan memastikan hal-hal yang menjadi kewenangan provinsi segera disampaikan,” pungkas Yusirwan.(Rdo)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan