BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat transformasi birokrasi digital dengan membekali lebih dari 1.000 aparatur sipil negara (ASN) kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan webinar GARUDA AI for Microsoft Elevate, hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung, BINAR, dan Microsoft yang digelar secara daring, Senin (25/5/2026).

Program ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kompetensi digital ASN agar mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, M. Alhusniriski, menegaskan transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda.

Baca Juga  Pemprov Lampung Gelar Kampanye Bulan K3 2025, Tekankan Pentingnya Budaya Keselamatan Kerja

“Perkembangan teknologi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan. Pemerintah tidak boleh tertinggal. Birokrasi harus bergerak lebih lincah, cerdas, dan inovatif agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurut Alhusniriski, pemanfaatan AI menjadi salah satu solusi strategis di tengah tuntutan efisiensi anggaran, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, serta kebutuhan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan AI dalam pemerintahan, mulai dari mempercepat respons terhadap aspirasi masyarakat, meningkatkan transparansi pengelolaan data, mendukung penyusunan kebijakan berbasis data, hingga mengoptimalkan perencanaan dan penggunaan anggaran.

Program GARUDA AI for Microsoft Elevate merupakan inisiatif nasional berupa pelatihan AI gratis bersertifikat yang menargetkan lebih dari 145 ribu ASN dan 5.000 AI Policy Makers di seluruh Indonesia hingga 2026. BINAR bertindak sebagai National Implementation Partner dengan dukungan teknologi dari Microsoft.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Pangan Jelang Ramadan

Pemprov Lampung berharap kemampuan baru tersebut dapat mendorong ASN memanfaatkan AI untuk mengotomatisasi pekerjaan administratif, memperkuat analisis data, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat tanpa mengabaikan aspek etika, keamanan data, dan tata kelola pemerintahan.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan terbangunnya ekosistem birokrasi digital yang modern, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus menjadikan ASN sebagai motor penggerak transformasi menuju pelayanan publik yang semakin berkualitas.(Suf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan