BANDARLAMPUNG – Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina bukan sekadar menyuguhkan persaingan di lapangan hijau. Laga yang digelar di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (16/7/2026) dini hari, juga menghadirkan peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan pertandingan bersama. Di sekitar area nobar, stan-stan kuliner ikut ramai didatangi pengunjung yang membeli makanan dan minuman sambil menikmati jalannya pertandingan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan, kegiatan nonton bareng (nobar) tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran Kementerian Dalam Negeri yang mengimbau pemerintah daerah memfasilitasi masyarakat menyaksikan Piala Dunia 2026.

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Soroti Penumpukan Sampah di TPS BKP Kemiling

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Sejak fase penyisihan grup, Pemerintah Provinsi Lampung langsung menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri. Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur Lampung mendukung penuh kegiatan ini,” kata Marindo.

Ia menjelaskan, pertandingan Inggris melawan Argentina menjadi agenda nobar terakhir yang digelar Pemprov Lampung di PKOR Way Halim.

Untuk pertandingan final, Pemprov Lampung akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar nobar di kawasan Bundaran Gajah atau Tugu Adipura.

Marindo mengajak masyarakat menikmati pertandingan dengan tetap menjaga sportivitas. Perbedaan dukungan terhadap tim yang bertanding, menurutnya, tidak boleh mengurangi semangat kebersamaan.

Baca Juga  HIPMI dan BRI Lampung Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas

“Siapa pun tim yang didukung, yang terpenting adalah kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Lampung berharap ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM meningkatkan pendapatan.(Wanda)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan