Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi, menyusul terjadinya banjir yang melanda 6 kabupaten/kota di Lampung.
Rakor diikuti oleh BNPB, BMKG, BBWS Mesuji-Sekampung, Institut Teknologi Sumatera serta BPBD Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan digelar di Ruang Abung Balai Keratun, Kompleks Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Senin (20/1/2025).
Bencana hidrometeorologi sendiri merupakan bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan.
Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.
Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Samsudin mengatakan bahwa saat ini Provinsi Lampung sedang memasuki musim penghujan yang akan berlangsung sampai dengan akhir Februari Tahun 2025.(Rls)




