Bandar Lampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan telah menyediakan layanan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) di 31 puskesmas sebagai langkah pencegahan penularan HIV pada kelompok berisiko.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Liskha, menyebutkan bahwa layanan PrEP sudah tersedia sejak April 2024, namun pemanfaatannya masih jauh dari target.

“Target kami pada tahun 2024 adalah 669 orang, tetapi hingga akhir tahun baru 102 orang yang ditawari PrEP dan semuanya mulai mengonsumsi. Artinya, baru sekitar 15 persen dari target,” ujar Liskha saat diwawancarai, Rabu (23/4/2025).

Menurut Liskha, rendahnya pemanfaatan PrEP disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat. Banyak yang masih menganggap bahwa karena mereka merasa sehat, maka tidak perlu mengonsumsi PrEP.

Baca Juga  DPRD Bandar Lampung Desak Pemkot Segera Perbaiki Jalan Suban Panjang

“Padahal, PrEP digunakan untuk mencegah penularan HIV, terutama bagi individu yang memiliki pasangan dengan HIV atau bekerja di sektor yang rawan penularan,” tambahnya.(Ridho)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan