Bandar Lampung — Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Provinsi Lampung menyoroti sejumlah program prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam rapat paripurna DPRD Lampung, Jumat (11/7/2025), Juru Bicara Pansus RPJMD, Lesty Putri Utami, menekankan bahwa tujuh program unggulan dalam RPJMD harus memiliki arah kebijakan yang jelas, indikator kinerja, serta alokasi anggaran yang realistis.
“Program ini bukan sekadar visi di atas kertas. Kami pastikan seluruh OPD memiliki arah kebijakan sektoral yang jelas, lengkap dengan indikator kinerja dan alokasi anggaran yang realistis,” tegas Lesty.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa dokumen RPJMD akan menjadi pijakan penting dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Ia menilai, hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.
Namun, Gubernur juga mengingatkan soal tantangan yang dihadapi daerah, terutama terkait masih rendahnya rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak pada optimalisasi pelayanan publik.
“APBD kita kecil dibandingkan jumlah penduduk. Ini membuat pelayanan belum maksimal. Ke depan, peningkatan PAD harus jadi perhatian serius,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, menegaskan bahwa DPRD akan mengawal penuh agar program prioritas, khususnya Program Makan Bergizi Gratis, dapat berjalan sesuai rencana.
“Program makan bergizi gratis ini sangat penting untuk mendukung generasi muda yang sehat dan cerdas. Namun, pelaksanaannya harus realistis dengan dukungan anggaran yang memadai serta pengawasan yang ketat. DPRD akan memastikan program ini benar-benar sampai ke masyarakat,” tegas Mingrum.
Dengan adanya sinergi antara eksekutif dan legislatif, diharapkan program-program unggulan dalam RPJMD 2025–2029 dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.(Rdo)






