Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ketut Romeo, menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat saat agenda reses yang digelar di 12 titik wilayah.

Dalam pertemuan tersebut, tiga persoalan utama yang mencuat adalah harga singkong yang belum stabil, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, serta kebutuhan bantuan rumah ibadah.

“Selama reses ini, banyak warga mengeluhkan harga singkong yang masih rendah. Padahal mayoritas masyarakat menggantungkan hidup dari hasil singkong. Kondisi ini membuat mereka merasa kesejahteraan belum tercapai,” ujar Ketut Romeo, Selasa (5/8/2025).

Selain persoalan harga hasil pertanian, infrastruktur juga menjadi sorotan serius. Romeo mencontohkan wilayah Dente Teladas yang kerap terdampak banjir sehingga jalan dan jembatan rusak, membuat aktivitas masyarakat terhambat.

Baca Juga  HUT ke-81 RI, Mirza Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat

Tak hanya itu, aspirasi juga datang dari umat beragama yang membutuhkan perhatian dalam pembangunan rumah ibadah. Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini menyebut, hingga kini Pura tingkat provinsi di Lampung masih dalam proses pembangunan dengan kebutuhan dana sekitar Rp1 miliar untuk penyelesaian.

“Selain Pura, ada juga usulan perbaikan masjid dan mushola, seperti Masjid di Kampung Inti Makmur, Dente Teladas, yang sampai saat ini belum selesai dibangun. Aspirasi ini sudah kami komunikasikan dengan biro kesra agar segera ada tindak lanjut,” tegas anggota Komisi V DPRD Lampung tersebut.

Romeo menegaskan, semua aspirasi warga akan diperjuangkan di tingkat provinsi agar kebijakan pembangunan lebih berpihak pada masyarakat di Dapil VI. (Red)

Baca Juga  LampungIn, Langkah Maju Lampung Menuju Layanan Publik Digital Terpadu

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan