Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 resmi dibuka pada Jumat (17/7/2026) malam sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung. Lebih dari sekadar agenda tahunan, expo ini menjadi etalase ambisi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memperkuat daya saing daerah melalui investasi dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Pembukaan expo dilakukan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana didampingi Wakil Wali Kota Deddy Amarullah. Acara turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Tomsi Tohir, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang mewakili Gubernur Lampung, unsur Forkopimda, kepala daerah se-Lampung, pimpinan perguruan tinggi, serta ribuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan posisi strategis Bandar Lampung sebagai gerbang Provinsi Lampung sekaligus pintu masuk Pulau Sumatera harus diiringi dengan pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bandar Lampung harus menjadi kota terbaik karena merupakan gerbang Provinsi Lampung sekaligus pintu masuk Pulau Sumatera. Pembangunan harus terus bergerak dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Eva.
Ia menjelaskan, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas SDM. Pemkot Bandar Lampung, lanjutnya, menjalankan program sekolah gratis di SD dan SMP negeri, memberikan 10 ribu beasiswa bagi pelajar SMA/SMK, serta 5 ribu beasiswa perguruan tinggi bagi warga Bandar Lampung.
Program tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan Universitas Lampung, UIN Raden Intan Lampung, dan sejumlah perguruan tinggi swasta.
Kesempatan melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor (S3) juga dibuka bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung.
Menurut Eva, investasi pada pendidikan menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang mampu bersaing sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.
Selain peningkatan kualitas SDM, Pemkot Bandar Lampung juga terus mendorong masuknya investasi. Berkembangnya pembangunan hotel, kawasan usaha, dan berbagai proyek strategis diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Ketika investasi tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Karena itu pemerintah terus menciptakan iklim yang kondusif agar investor datang dan masyarakat memperoleh manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menyelenggarakan Bandar Lampung Expo. Menurutnya, kegiatan tersebut telah berkembang menjadi ruang promosi pembangunan sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Expo menjadi media komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan karena menghadirkan pelaku UMKM, industri kreatif, serta berbagai produk unggulan daerah,” kata Marindo.
Bandar Lampung Expo 2026 akan berlangsung hingga 24 Juli 2026. Puluhan stan pemerintah, pelaku UMKM, dunia usaha, dan berbagai instansi turut ambil bagian dalam ajang tersebut untuk menampilkan inovasi pelayanan publik, produk unggulan, peluang investasi, serta potensi ekonomi kreatif Kota Bandar Lampung.(**)






