Bandar Lampung – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat malam (21/2/2025) menyebabkan longsor dan robohnya pagar beton Perumahan Angkasa. Akibatnya, permukiman warga di Gang Nangka RT 11, Lingkungan II, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, kebanjiran.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, pagar beton sepanjang 30 meter tersebut roboh dan menutup saluran drainase, sehingga air meluap ke rumah warga. Bahkan, sebuah mobil Honda CRV berwarna hitam ikut hanyut terbawa arus deras.
“Tembok yang roboh menutup aliran air menuju sungai di seberang Jalan Soekarno-Hatta, perbatasan antara Kecamatan Labuhan Ratu dan Tanjung Senang,” ujar Dedi, Sabtu (22/2/2025).
Untuk menormalisasi aliran air, Dinas PU Kota Bandar Lampung mengerahkan dua unit eskavator mini serta mobil pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna membersihkan bongkahan pagar beton yang menghalangi drainase. Material tersebut kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.
Dedi menambahkan, pembangunan pagar beton sepanjang 30 meter tersebut seharusnya mempertimbangkan kekuatan tanah sebelum mendirikan pondasi agar tidak mudah roboh.
Terkait kemungkinan adanya teguran kepada pihak pengembang, Pemkot Bandar Lampung akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyelidiki penyebab robohnya tembok tersebut.(Satria)






